• Pahala shalat malam satu malam penuh
Diriwayatkan Muslim dari Utsman bin Affan ra berkata; Rosululloh SAW bersabda, ”Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan barangsiapa shalat subuh bejamah, maka seakan-akan dia telah melaksanakan shalat malam satu malam penuh.” Hadits riwayat Muslim.
• Sumber cahaya di hari kiamat
Shalat Subuh merupakan sumber dari segala sumber cahaya di hari kiamat. Dihari itu, semua sumber cahaya didunia akan padam. Matahari akan ”digulung” ibadahlah yang akan meneragi pelakunya.
• Surga yang dijanjikan
Diriwayatkan dari Abu Musa al Asy’ari ra ia berkata; Rosululloh SAW bersabda: ”Barangsiapa yang sholat di dua waktu yang dingin makan akan masuk surga”. (HR Al Bukhari). Dua waktu yang dingin itu adalah sholat subuh dan sholat ashar
• Melihat Alloh
Mereka yang menjaga shalat subuh dan ashar, dijanjikan kelak di surga akan melihat Alloh SWT. Hadits Rosululloh SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Jarir bin Abdullah ra artinya: ”Kami sedang duduk bersama Rosululloh SAW, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, ”Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan sholat sebelum terbit matahari dan sholat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (HR Al Bukhari dan Muslim)
• Berada di bawah lindungan Alloh SWT
Rosululloh SAW memberi janji, apabila sholat subuh dikerjakan, maka Alloh akan melindungi siapa pun yang mengerjakannya seharian penuh. Hadits yang diriwayatkan dari Junab bin Sufyan Rosululloh SAW bersabda:”Barangsiapa yang menunaikan sholat subuh maka ia berada dalam jaminan Alloh. Maka jangan coba-coba membuat Alloh membuktikan janji-Nya. Barangsiapa yang membunuh orang yang menunaikan sholat subuh, Alloh akan menuntutnya, sehingga ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka.” (HR Muslim, At0Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir) <15:45>
March 30, 2007
March 23, 2007
Bangunan Idaman
Setiap orang pasti mengharapkan mempunyai sebuah bangunan idaman. Mulai dari gaya arsitekturnya, ornamen-ornamen pelengkapnya sampai furniture yang berada dalam bangunan yang disebut rumah. Tidak cukup hanya bentuk fisiknya saja tapi juga penghuni dan orang-orang yang berada disekitar bangunan idaman pun memiliki satu kriteria idaman tersendiri. Menarik dan menyenangkan apabila semua yang kita idamkan menjadi sebuah kenyataan.
ikhwatifillah...
laiknya bangunan idaman, keislaman kitapun tak jauh beda dengan sebuah bangunan rumah. Bangunan Pribadi Muslim idaman. Pondasi bangunan ini dari bahan aqidah yang dengan bahan ini keimanan seorang muslim menghujam jauh kedalam kalbu. Kokoh laiknya batu karang yang tetap berdiri meski ombak berdeburan mencoba merobohkannya. Ketika akidah kuat maka pondasi ke-Islaman pun akan menguat tapi ketika pondasi bangunan itu melemah berarti melemah pula aqidah kita. Setelah pondasi ini berdiri kokoh, belum dapat menjadi sebuah bangunan yang indah dan menawan ketika bangunan islam itu hanya berupa pondasi saja. Butuh batu bata untuk tembok, butuh kayu untuk kusennya, butuh genting untuk atapnya dan butuh cat untuk mempercantik bangunan itu.
Ikhwatifillah...
Kita membutuhkan kesyamilan dalam ber-Islam, kita bangun bangunan ini dengan menjalankan sunnah dan syariat Islam. Tidak hanya dalam ubudiyah saja tapi dalam aspek kehidupan duniawi meliputi ekonomi, sosial dan politik pun harus sesuai dengan syariat. Ketika semua itu telah mampu kita bangun dengan baik sesuai standar, yakinilah bahwa bangunan ini telah siap untuk dihuni. Akan tetapi bangunan ini belum cantik karena belum kita hias dan kita cat dengan akhlakul karimah, yang mampu membuat bangunan layak untuk kita huni.
Ikhwatifillah...
Ketika bangunan ini sudah bediri dengan kokoh dan menawan, saatnya kita isi bangunan ini dengan sesuatu yang baik dan kita jaga agar bangunan ini tidak rusak dan kuat menahan terpaan angin cobaan serta curahan hujan godaan syetan yang mampu mengeroposkan bangunan kita ini. Mari kita ciptakan lingkungan bangunan ini menjadi lingkungan yang hijau sehingga semakin memerbanyak bangunan-bangunan ke-Islaman dilingkungan bangunan kita.
Semoga Alloh memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita sehingga kita mampu untuk membangun sebuah Bangunan Pribadi Muslim yang kaaffah, amien.
ikhwatifillah...
laiknya bangunan idaman, keislaman kitapun tak jauh beda dengan sebuah bangunan rumah. Bangunan Pribadi Muslim idaman. Pondasi bangunan ini dari bahan aqidah yang dengan bahan ini keimanan seorang muslim menghujam jauh kedalam kalbu. Kokoh laiknya batu karang yang tetap berdiri meski ombak berdeburan mencoba merobohkannya. Ketika akidah kuat maka pondasi ke-Islaman pun akan menguat tapi ketika pondasi bangunan itu melemah berarti melemah pula aqidah kita. Setelah pondasi ini berdiri kokoh, belum dapat menjadi sebuah bangunan yang indah dan menawan ketika bangunan islam itu hanya berupa pondasi saja. Butuh batu bata untuk tembok, butuh kayu untuk kusennya, butuh genting untuk atapnya dan butuh cat untuk mempercantik bangunan itu.
Ikhwatifillah...
Kita membutuhkan kesyamilan dalam ber-Islam, kita bangun bangunan ini dengan menjalankan sunnah dan syariat Islam. Tidak hanya dalam ubudiyah saja tapi dalam aspek kehidupan duniawi meliputi ekonomi, sosial dan politik pun harus sesuai dengan syariat. Ketika semua itu telah mampu kita bangun dengan baik sesuai standar, yakinilah bahwa bangunan ini telah siap untuk dihuni. Akan tetapi bangunan ini belum cantik karena belum kita hias dan kita cat dengan akhlakul karimah, yang mampu membuat bangunan layak untuk kita huni.
Ikhwatifillah...
Ketika bangunan ini sudah bediri dengan kokoh dan menawan, saatnya kita isi bangunan ini dengan sesuatu yang baik dan kita jaga agar bangunan ini tidak rusak dan kuat menahan terpaan angin cobaan serta curahan hujan godaan syetan yang mampu mengeroposkan bangunan kita ini. Mari kita ciptakan lingkungan bangunan ini menjadi lingkungan yang hijau sehingga semakin memerbanyak bangunan-bangunan ke-Islaman dilingkungan bangunan kita.
Semoga Alloh memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita sehingga kita mampu untuk membangun sebuah Bangunan Pribadi Muslim yang kaaffah, amien.
March 10, 2007
3 (tiga) hobi
Setiap orang pasti punya hobi yang sering dilakukan kalo pas ada waktu luang. Mancing, baca buku, makan, jalan-jalan and many more. Bagi kita (muslim) Rosululloh telah memberikan kita rambu-rambu untuk tidak melakukan 3 (tiga) hobi ini:
Hobi Tidur
Tidur emang satu kebutuhan buat kita. Tapi satu hal yang perlu kita ketahui bahwa kita ga akan bisa maju klo cuman tidur doang. Kalo capek tidurlah, tapi kalo sampe tidur dijadikan satu hobi jangan sampe deh. Mari kita itung, misalnya kita tidur satu hari 8 jam maka selama kita hidup (aggap aja 60 th, 8/24 X 60 th = 20 tahun) 20 tahun jatah kita habis cuma untuk tidur. Ck...Ck... itu baru 8 jam gimana kalo kita malem tidur 8 jam, pagi habis subuh 2 jam, siang 2 jam berapa puluh tahun jatah kita habis cuma untuk tidur? Kita juga harus ingat kalo Rosul melarang kita untuk tidur ba'da subuh dengan ibroh yang bisa kita dapet salah satunya menyehatkan tubuh kita dan tidak menjadikan kita pemalas. So guys, kita itung-itung sendiri aja berapa lama tubuh kita butuh tidur, ingat BUTUH TIDUR bukannya INGIN TIDUR. Selamat menghilangkan hobi tidurmu :)
Hobi Istirahat
Capek...deh... istirahat yuk... Kata itu sering kita ucapkan atau dengarkan malah. Rosululloh tidak pernah melrang kita untuk melakukan istirahat, bahkan Rosul pernah menyuruh seorang sahabatnya yang sedang sholat malam untuk istirahat (tidur) gara-gara sahabatnya itu melakukan sholat malam dengan ditopang dinding. Islam tidak ingin memberatkan kita tapi Islam juga jangan digampangkan. Ketika kita lelah beraktifitas maka istirahat sejenak, ingat hanya SEJENAK. Kenapa? karena ketika kita terlalu lama beristirahat kondisi diri kita akan sangat sulit untuk diajak beraktifitas kembali setelah lama beristirahat. Masih ingat ketika kita mulai kuliah ato sekolah paska musim liburan? Pasti berat buanget n muales pada awal-awalnya. Makanya kenapa Rosululloh menyuruh kita jangan terlalu lama beristirahat karena sesungguhnya tubuh kita tidak memerlukan waktu yang terlalu lama untuk istirahat. So Guys move... move... bergeraklah karena dengan bergerak kita tidak akan jumud (bosan) :)
Hobi Makan
Manusia butuh makan untuk hidup bukannya hidup untuk makan. Rosululloh menganjurkan kita dalam makan untuk tidak terlalu kenyang atau berhentilah makan sebelum kenyang. Satu lagi Rosul juga mengajarkan kita untuk membagi perut kita menjadi 3 bagian: 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk air dan 1/3 untuk udara. Lagi-lagi kenapa? karena perut kita kalo terlalu banyak makan ato air ato udara pasti tidak akan mengenakkan, tul ga??? Kenapa harus menghabiskan waktu kita untuk makan sedangkan kita masih bisa melakukan hal-hal yang lain? Kita tau kalo setelah makan kekenyangan kita tidak akan merasa fresh tapi justru akan ngantuk, so gimana kita bisa berakifitas klo kekenyangan? Motto yang tepat untuk kita "Makan untuk Hidup" bukan "HIDUP UNTUK MAKAN"
Yup, coba sekarang kita bandingkan dengan ketiga hobi dibawah ini:
Hobi Bangun
Lawan dari tidur itu bangun. Untuk meng hilangkan hobi tidur kita ada baiknya kita coba untuk membiasakan diri bangun tengah malam kemudian sholat malam. Bukannya hanya bangun tengah malam terus ke kamar mandi n balik tidur lagi, klo itu mah sama aja kale. Tapi, kita bangun terus ambil air dan sholat malam. Ga perlu banyak-banyak cukup 2 rokaat sholat qiyamullail (tahajjud) ditambah 1 rokaat witir sudah cukup, klo masih ngantuk tidur lagi ga papa asal jangan kesiangan subuhnya :). Masih btah melek, terusin aja sholatnya klo udah cukup 1/3 malam bisa digunakan untuk tilawah Quran. Banyak ganjaran dan ibroh yang bisa kita ambil dari aktifitas "bangun malam" kita. Yang jelas hati menjadi lebih tenang dan tenteram ditambah curahan pahala dari Alloh. Selamat Bangun dari tidur saudaraku.... :)
Hobi Bergerak
Bergerak tuntaskan perubahan...!!! wah...wah... semangat banget nih kata-katanya. Ada benernya juga sih, gimana kita mau berubah klo tiap hari cuma duduk-duduk, makan-makan, dan tisur-tiduran aja. Bergeraklah dan beraktifitaslah daripada cuma bengong, masih ingat iklan kacang kaya king? bengong menyebabkan kesurupan hi...hi... So buat kita yang masih berjiwa muda ga seharusnya klo kita cuma mondar-mandir, bengang-bengong kaya sapi ompong. Braktifitaslah karena dengan aktif kita tidak menjadi manusia yang kuper. Ingat bung, sekarang jaman cepat berubah klo kita ga mengikuti perkembangan jaman kita bakalan ketinggalan. Tapi, tetep harus pada koridor Islam. Met beraktifitas menuju kebaikan saudara-saudaraku... :)
Hobi Lapar
Hobi yang aneh??? Hobi kok lapar??? Aneh memang kenapa Alloh dan Rosul-Nya menyuruh kita untu rajin-rajin lapar (baca: puasa). Kalo kita lihat temuan yang ada saat ini, banyak pakar yang menganjurkan untuk memperbanyak lapar. Karena ternyata dengan lapar mekanisme tubuh kita (alat pencernaan) semakin baik. Kalo dalam tinjauan Islam dengan berlapar-lapar puasa kita dapat meredakan kesenjangan sosial, kok bisa? Tentu bisa, karena kita jadi merasakan bagaimana laparnya saudara-saudara kita yang sedang kelaparan atau bahkan yang ga bisa makan selama beberapa hari. So guys kenapa kita tidak membiasakan berlapar-lapar ria? klo ternyata banyak ibroh yang bisa kita petik.
Itu tadi tiga pasang hobi yang semoga kita bisa mengambil pelajaran (ibroh) dari semua hobi diatas. Semoga Alloh senantiasa memberikan jalan yang terbaik untuk kita dan selalu membimbing kita semua, amien...
Hobi Tidur
Tidur emang satu kebutuhan buat kita. Tapi satu hal yang perlu kita ketahui bahwa kita ga akan bisa maju klo cuman tidur doang. Kalo capek tidurlah, tapi kalo sampe tidur dijadikan satu hobi jangan sampe deh. Mari kita itung, misalnya kita tidur satu hari 8 jam maka selama kita hidup (aggap aja 60 th, 8/24 X 60 th = 20 tahun) 20 tahun jatah kita habis cuma untuk tidur. Ck...Ck... itu baru 8 jam gimana kalo kita malem tidur 8 jam, pagi habis subuh 2 jam, siang 2 jam berapa puluh tahun jatah kita habis cuma untuk tidur? Kita juga harus ingat kalo Rosul melarang kita untuk tidur ba'da subuh dengan ibroh yang bisa kita dapet salah satunya menyehatkan tubuh kita dan tidak menjadikan kita pemalas. So guys, kita itung-itung sendiri aja berapa lama tubuh kita butuh tidur, ingat BUTUH TIDUR bukannya INGIN TIDUR. Selamat menghilangkan hobi tidurmu :)
Hobi Istirahat
Capek...deh... istirahat yuk... Kata itu sering kita ucapkan atau dengarkan malah. Rosululloh tidak pernah melrang kita untuk melakukan istirahat, bahkan Rosul pernah menyuruh seorang sahabatnya yang sedang sholat malam untuk istirahat (tidur) gara-gara sahabatnya itu melakukan sholat malam dengan ditopang dinding. Islam tidak ingin memberatkan kita tapi Islam juga jangan digampangkan. Ketika kita lelah beraktifitas maka istirahat sejenak, ingat hanya SEJENAK. Kenapa? karena ketika kita terlalu lama beristirahat kondisi diri kita akan sangat sulit untuk diajak beraktifitas kembali setelah lama beristirahat. Masih ingat ketika kita mulai kuliah ato sekolah paska musim liburan? Pasti berat buanget n muales pada awal-awalnya. Makanya kenapa Rosululloh menyuruh kita jangan terlalu lama beristirahat karena sesungguhnya tubuh kita tidak memerlukan waktu yang terlalu lama untuk istirahat. So Guys move... move... bergeraklah karena dengan bergerak kita tidak akan jumud (bosan) :)
Hobi Makan
Manusia butuh makan untuk hidup bukannya hidup untuk makan. Rosululloh menganjurkan kita dalam makan untuk tidak terlalu kenyang atau berhentilah makan sebelum kenyang. Satu lagi Rosul juga mengajarkan kita untuk membagi perut kita menjadi 3 bagian: 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk air dan 1/3 untuk udara. Lagi-lagi kenapa? karena perut kita kalo terlalu banyak makan ato air ato udara pasti tidak akan mengenakkan, tul ga??? Kenapa harus menghabiskan waktu kita untuk makan sedangkan kita masih bisa melakukan hal-hal yang lain? Kita tau kalo setelah makan kekenyangan kita tidak akan merasa fresh tapi justru akan ngantuk, so gimana kita bisa berakifitas klo kekenyangan? Motto yang tepat untuk kita "Makan untuk Hidup" bukan "HIDUP UNTUK MAKAN"
Yup, coba sekarang kita bandingkan dengan ketiga hobi dibawah ini:
Hobi Bangun
Lawan dari tidur itu bangun. Untuk meng hilangkan hobi tidur kita ada baiknya kita coba untuk membiasakan diri bangun tengah malam kemudian sholat malam. Bukannya hanya bangun tengah malam terus ke kamar mandi n balik tidur lagi, klo itu mah sama aja kale. Tapi, kita bangun terus ambil air dan sholat malam. Ga perlu banyak-banyak cukup 2 rokaat sholat qiyamullail (tahajjud) ditambah 1 rokaat witir sudah cukup, klo masih ngantuk tidur lagi ga papa asal jangan kesiangan subuhnya :). Masih btah melek, terusin aja sholatnya klo udah cukup 1/3 malam bisa digunakan untuk tilawah Quran. Banyak ganjaran dan ibroh yang bisa kita ambil dari aktifitas "bangun malam" kita. Yang jelas hati menjadi lebih tenang dan tenteram ditambah curahan pahala dari Alloh. Selamat Bangun dari tidur saudaraku.... :)
Hobi Bergerak
Bergerak tuntaskan perubahan...!!! wah...wah... semangat banget nih kata-katanya. Ada benernya juga sih, gimana kita mau berubah klo tiap hari cuma duduk-duduk, makan-makan, dan tisur-tiduran aja. Bergeraklah dan beraktifitaslah daripada cuma bengong, masih ingat iklan kacang kaya king? bengong menyebabkan kesurupan hi...hi... So buat kita yang masih berjiwa muda ga seharusnya klo kita cuma mondar-mandir, bengang-bengong kaya sapi ompong. Braktifitaslah karena dengan aktif kita tidak menjadi manusia yang kuper. Ingat bung, sekarang jaman cepat berubah klo kita ga mengikuti perkembangan jaman kita bakalan ketinggalan. Tapi, tetep harus pada koridor Islam. Met beraktifitas menuju kebaikan saudara-saudaraku... :)
Hobi Lapar
Hobi yang aneh??? Hobi kok lapar??? Aneh memang kenapa Alloh dan Rosul-Nya menyuruh kita untu rajin-rajin lapar (baca: puasa). Kalo kita lihat temuan yang ada saat ini, banyak pakar yang menganjurkan untuk memperbanyak lapar. Karena ternyata dengan lapar mekanisme tubuh kita (alat pencernaan) semakin baik. Kalo dalam tinjauan Islam dengan berlapar-lapar puasa kita dapat meredakan kesenjangan sosial, kok bisa? Tentu bisa, karena kita jadi merasakan bagaimana laparnya saudara-saudara kita yang sedang kelaparan atau bahkan yang ga bisa makan selama beberapa hari. So guys kenapa kita tidak membiasakan berlapar-lapar ria? klo ternyata banyak ibroh yang bisa kita petik.
Itu tadi tiga pasang hobi yang semoga kita bisa mengambil pelajaran (ibroh) dari semua hobi diatas. Semoga Alloh senantiasa memberikan jalan yang terbaik untuk kita dan selalu membimbing kita semua, amien...
February 22, 2007
Ya Allah, Izinkanlah Hamba........
Ya Allah......
Bila hamba bertemu dengan seseorang dan hamba jatuh cinta
Izinkanlah hamba menjadi yang terbaik baginya
dan dia yang terbaik bagi hamba
Ya Allah......
Bila Hamba menjadi suami seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
Izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
Izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
Izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
Izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya
Ya Allah......
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
Izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu
Izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur kepadaMu
Ya Allah......
Izinkanlah hati yang sangat halus ini tidak pernah merasa tersakiti
Izinlanlah hati yang rentan ini tidak pernah merasa terkhianati
Ya Allah......
Jiwa kami ada dalam genggamanMu
Maka izinkanlah jiwa kami selalu bertaut dalam cintaMu
Ya Allah......
permintaan terakhirku, semoga kami berdua selalu berada dalam perlindunganMu
sumber: www.dudung.net
Bila hamba bertemu dengan seseorang dan hamba jatuh cinta
Izinkanlah hamba menjadi yang terbaik baginya
dan dia yang terbaik bagi hamba
Ya Allah......
Bila Hamba menjadi suami seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
Izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
Izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
Izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
Izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya
Ya Allah......
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
Izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu
Izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur kepadaMu
Ya Allah......
Izinkanlah hati yang sangat halus ini tidak pernah merasa tersakiti
Izinlanlah hati yang rentan ini tidak pernah merasa terkhianati
Ya Allah......
Jiwa kami ada dalam genggamanMu
Maka izinkanlah jiwa kami selalu bertaut dalam cintaMu
Ya Allah......
permintaan terakhirku, semoga kami berdua selalu berada dalam perlindunganMu
sumber: www.dudung.net
February 20, 2007
Untuk Calon Istriku...
Assalammu'alaikum Wr... Wb...
Apa kabar calon istriku?
Hope u well and do take care...
Allah selalu bersama kita
Ukhtiku...
Masihkah menungguku...?
Hm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu...
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat
Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu,atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa
Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, jenderal!
Ups, itu judul tulisanku beberapa waktu lalu
Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak
Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang tikus'
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan
Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri
Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu
Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa
Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau lelah menunggu.
Apalagi hanya demi sebuah pernikahan.
Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik.
Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.
Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup
Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah di shalat malammu
Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh...itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci
Dan kau terpilih menjadi Ainul Mardhiyah di jannah-Nya
Ukhtiku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang,
merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita
Ukhtiku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah 'kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana...
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu
Bila waktu itu telah tiba,
kenakanlah mahkota itu,
kenakanlah gaun indah itu...
Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti...
Ukhtiku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera,
kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang,
mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang...
Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat
Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia,
dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau 'kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini
Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau 'tuk dikagumi
Akulah orang yang 'kan selalu mengagumi, mengawasi, menjaga dan mencintaimu
Ukhtiku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup
Bila kau jadi istriku kelak,
jangan pernah berhenti memilikiku
dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau 'kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di siniMeski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia...
'kan kukejar sang Ainul Mardhiyah yang menanti di surga
Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat,
aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku,
pelarian perasaanku
dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti...
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup
Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini,untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini,untuk dirimu yang selalu mempesona
Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan bagimu
Semoga...
Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki
......
(Dewi Khayalan - Daun Band)
Ya Allah...
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku
Ya Allah...
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kamiberi kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin...
Wassalamu'alaikum Wr... Wb...
Penuh Cinta Selalu Untuk Selamanya, Fillah...
* Diambil dari Karangan Cicuk Haryanto dari www.dudung.net
Dan yakinilah wahai ukhtiku...
bahwa ketika Alloh telah mentakdirkan kita bersatu maka takkan ada kekuatan apapun yang dapat memisahkannya...
Apa kabar calon istriku?
Hope u well and do take care...
Allah selalu bersama kita
Ukhtiku...
Masihkah menungguku...?
Hm... menunggu, menanti atau whatever-lah yang sejenis dengan itu kata orang membosankan. Benarkah?!
Menunggu...
Hanya sedikit orang yang menganggapnya sebagai hal yang 'istimewa'
Dan bagiku, menunggu adalah hal istimewa
Karena banyak manfaat yang bisa dikerjakan dan yang diperoleh dari menunggu
Membaca, menulis, diskusi ringan, atau hal lain yang bermanfaat
Menunggu bisa juga dimanfaatkan untuk mengagungkan-Nya,
melihat fenomena kehidupan di sekitar tempat menunggu,atau sekadar merenungi kembali hal yang telah terlewati
Eits, bukan berarti melamun sampai angong alias ngayal dengan pikiran kosong
Karena itu justru berbahaya, bisa mengundang makhluk dari 'dunia lain' masuk ke jiwa
Banyak hal lain yang bisa kau lakukan saat menunggu
Percayalah bahwa tak selamanya sendiri itu perih
Ngejomblo itu nikmat, jenderal!
Ups, itu judul tulisanku beberapa waktu lalu
Bahwa di masa penantian, kita sebenarnya bisa lebih produktif
Mumpung waktu kita masih banyak luang
Belum tersita dengan kehidupan rumah tangga
Jadi waktu kita untuk mencerahkan ummat lebih banyak
Karena permasalahan ummat saat ini pun makin banyak
Karenanya wahai bidadari dunia...
Maklumilah bila sampai saat ini aku belum datang
Bukan ku tak ingin, bukan ku tak mau, bukan ku menunda
Tapi persoalan yang mendera bangsa ini kian banyak dan kian rumit
Begitu banyak anak tak berdosa yang harus menderita karena busung lapar, kurang gizi, lumpuh layuh hingga muntaber
Belum lagi satu per satu kasus korupsi tingkat tinggi yang membuktikan bahwa negeri ini 'sarang tikus'
Ditambah lagi bencana demi bencana yang melanda negeri ini
Meski saat ini hidup untuk diri sendiri pun rasanya masih sulit
Namun seperti seorang ustadz pernah mengatakan bahwa hidup untuk orang lain adalah sebuah kemuliaan
Memberi di saat kita sedang sangat kesusahan adalah pemberian terbaik
Bahwa kita belumlah hidup jika kita hanya hidup untuk diri sendiri
Ukhtiku...
Di mana pun engkau sekarang, janganlah gundah, janganlah gelisah
Telah kulihat wajahmu dan aku mengerti,betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku di dalam hari-harimu
Percayalah padaku aku pun rindu akan hadirmu
Aku akan datang, tapi mungkin tidak sekarang
Karena jalan ini masih panjang
Banyak hal yang menghadang
Hatiku pun melagu dalam nada angan
Seolah sedetik tiada tersisakan
Resah hati tak mampu kuhindarkan
Tentang sekelebat bayang, tentang sepenggal masa depan
Karang asaku tiada 'kan terkikis dari panjang jalan perjuangan, hanya karena sebuah kegelisahan
Lebih baik mempersiapkan diri sebelum mengambil keputusan
Keputusan besar untuk datang kepadamu
Ukhtiku...
Jangan menangis, jangan bersedih, hapus keraguan di dalam hatimu
Percayalah pada-Nya, Yang Maha Pemberi Cinta,
bahwa ini hanya likuan hidup yang pasti berakhir
Yakinlah...saat itu pasti 'kan tiba
Tak usah kau risau karena makin memudarnya kecantikanmu
Karena kecantikan hati dan iman yang dicari
Tak usah kau resah karena makin hilangnya aura keindahan luarmu
Karena aura keimananlah yang utama
Itulah auramu yang memancarkan cahaya syurga,
merasuk dan menembus relung jiwa
Wahai perhiasan terindah...
Hidupmu jangan kau pertaruhkan, hanya karena kau lelah menunggu.
Apalagi hanya demi sebuah pernikahan.
Karena pernikahan tak dibangun dalam sesaat, tapi ia bisa hancur dalam sedetik.
Seperti Kota Iraq yang dibangun berpuluh tahun, tapi bisa hancur dalam waktu sekian hari.
Jangan pernah merasa, hidup ini tak adil
Kita tak akan pernah bisa mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup
Pasrahkan inginmu sedalam qalbu, pada tahajjud malammu
Bariskan harapmu sepenuh rindumu, pada istikharah di shalat malammu
Pulanglah pada-Nya, ke dalam pelukan-Nya
Jika memang kau tak sempat bertemu diriku,
sungguh...itu karena dirimu begitu mulia, begitu suci
Dan kau terpilih menjadi Ainul Mardhiyah di jannah-Nya
Ukhtiku...
Skenario Allah adalah skenario terbaik
Dan itu pula yang telah Ia skenariokan untuk kita
Karena Ia sedang mempersiapkan kita untuk lebih matang,
merenda hari esok seperti yang kita harapkan nantinya
Untuk membangun kembali peradaban ideal seperti cita kita
Ukhtiku...
Ku tahu kau merinduiku, bersabarlah saat indah 'kan menjelang jua
Saat kita akan disatukan dalam ikatan indah pernikahan
Apa kabarkah kau disana?
Lelahkah kau menungguku berkelana?
Lelahkah menungguku kau disana?
Bisa bertahankah kau disana?
Tetap bertahanlah kau disana...
Aku akan segera datang, sambutlah dengan senyum manismu
Bila waktu itu telah tiba,
kenakanlah mahkota itu,
kenakanlah gaun indah itu...
Masih banyak yang harus kucari, 'tuk bahagiakan hidup kita nanti...
Ukhtiku...
Malam ini terasa panjang dengan air mata yang mengalir
Hatiku terasa kelu dengan derita yang mendera,
kutahan derita malam ini sambil menghitung bintang
Cinta membuat hati terasa terpotong-potong
Jika di sana ada bintang yang menghilang,
mataku berpendar mencari bintang yang datang
Kalau memang kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang...
Ku awali hariku dengan tasbih, tahmid dan shalawat
Dan mendo'akanmu agar kau selalu sehat, bahagia,
dan mendapat yang terbaik dari-Nya
Aku tak pernah berharap, kau 'kan merindukan keberadaanku yang menyedihkan ini
Hanya dengan rasa rinduku padamu, kupertahankan hidup
Maka hanya dengan mengikuti jejak-jejak hatimu, ada arti kutelusuri hidup ini
Mungkin kau tak pernah sadar betapa mudahnya kau 'tuk dikagumi
Akulah orang yang 'kan selalu mengagumi, mengawasi, menjaga dan mencintaimu
Ukhtiku...
Saat ini ku hanya bisa mengagumimu,
hanya bisa merindukanmu
Dan tetaplah berharap, terus berharap
Berharap aku 'kan segera datang
Jangan pernah berhenti berharap,
Karena harapan-harapanlah yang membuat kita tetap hidup
Bila kau jadi istriku kelak,
jangan pernah berhenti memilikiku
dan mencintaiku hingga ujung waktu
Tunjukkan padaku kau 'kan selalu mencintaiku
Hanya engkau yang aku harap
Telah lama kuharap hadirmu di siniMeski sulit, harus kudapatkan
Jika tidak kudapat di dunia...
'kan kukejar sang Ainul Mardhiyah yang menanti di surga
Ku akui cintaku tak hanya hinggap di satu tempat,
aku takut mungkin diriku terlalu liar bagimu
Namun sejujurnya, semua itu hanyalah persinggahan egoku,
pelarian perasaanku
dan sikapmu telah meluluhkan jiwaku
Waktu pun terus berlalu dan aku kian mengerti...
Apa yang akan ku hadapi
Dan apa yang harus kucari dalam hidup
Kurangkai sebuah tulisan sederhana ini,untuk dirimu yang selalu bijaksana
Aku goreskan syair sederhana ini,untuk dirimu yang selalu mempesona
Memahamiku dan mencintaiku apa adanya
Semoga Allah kekalkan nikmat ini bagiku dan bagimu
Semoga...
Kau terindah di antara bunga yang pernah aku miliki dahulu
Kau teranggun di antara dewi yang pernah aku temui dahulu
Kau berikan tanda penuh arti yang tak bisa aku mengerti
Kau bentangkan jalan penuh duri yang tak bisa aku lewati
Begitu indah kau tercipta bagi Adam
Begitu anggun kau terlahir sebagai Hawa
Kau terindah yang pernah kukagumi meski tak bisa aku miliki
Kau teranggun yang pernah kutemui meski tak bisa aku miliki
......
(Dewi Khayalan - Daun Band)
Ya Allah...
ringankanlah kerinduan yang mendera
kupanjatkan sepotong doa setiap waktu,
karena keinginan yang menyeruak di dalam diriku
Ya Allah...
ampuni segala kekhilafan hamba yang hina ini
ringankan langkah kamiberi kami kekuatan dan kemampuan
tuk melengkapkan setengah dien ini,
mengikuti sunnah RasulMu
jangan biarkan hati-hati kami
terus berkelana tak perpenghujung
yang hanya sia-sia dengan waktu dan kesempatan
yang telah Engkau berikan
Aamiin...
Wassalamu'alaikum Wr... Wb...
Penuh Cinta Selalu Untuk Selamanya, Fillah...
* Diambil dari Karangan Cicuk Haryanto dari www.dudung.net
Dan yakinilah wahai ukhtiku...
bahwa ketika Alloh telah mentakdirkan kita bersatu maka takkan ada kekuatan apapun yang dapat memisahkannya...
Subscribe to:
Posts (Atom)